Jakarta, Motoris – Pabrikan otomotif raksasa asal Jepang, Honda dan Nissan, resmi menjalin kemitraan strategis dengan startup kecerdasan buatan asal Amerika Serikat, Applied Intuition. Langkah ini diambil guna mempercepat pengembangan perangkat lunak kendaraan generasi baru (software-defined vehicle / SDV) di tengah ketatnya persaingan teknologi global.
Disitat dari Nikkei Asia, perusahaan AI asal Negeri Paman Sam tersebut akan memasok sistem operasi khusus bernama Vehicle OS. Perangkat lunak ini dirancang untuk Honda dan Nissan memungkinkan fitur dan sistem utama kendaraan dikembangkan, dikontrol, serta diperbarui secara berkala melalui perangkat lunak tanpa perlu mengubah komponen fisik secara masif.
Bagi Honda, penerapan Vehicle OS bakal difokuskan pada pembuat platform SDV terpusat. Pengembangan platform terintegrasi ini melibatkan tim gabungan Honda dan Applied Intuition yang berbasis di Jepang serta Silicon Valley.
“Honda sedang bergerak menuju masa depan kendaraan yang ditentukan oleh perangkat lunak, di mana kendaraan dapat terus berkembang dan memberikan pengalaman yang sangat personal kepada pelanggan kami,” kata Mahito Shikama, Chief Officer, Corporate Strategy Operations Honda, Jumat (9/10/2026)
Di sisi lain, Nissan memanfaatkan Vehicle OS dan alat pengembang berbasis AI untuk menggarap lini yang mereka sebut sebagai AI-defined vehicles (AIDV). Nissan berniat membangun arsitektur perangkat lunak terbuka yang fleksibel diaplikasikan ke berbagai model dan varian sistem penggerak. Kerjasama Nissan dengan Applied Intuition sendiri sudah terjalin sejak 2020, namun kini diperluas untuk mempercepat penetrasi teknologi otomotif berbasis AI.










