Jakarta, Motoris – Geely Auto Indonesia resmi menandai kembalinya mereka ke pasar otomotif tanah air dengan memperkenalkan Geely Coolray di Sirkuit Mandalika. Langkah ini merupakan strategi besar bagi pabrikan asal China tersebut mengingat segmen SUV kompak sudah sangat sesak oleh pemain lama. Meskipun tren saat ini mulai bergeser ke arah elektrifikasi Geely justru memilih mesin pembakaran internal sebagai ujung tombak perdana mereka untuk merebut hati konsumen di kota besar.
Coolray hadir dengan mesin 1.5L Turbocharged yang dipadukan transmisi 7-Speed Wet Dual-Clutch. Tenaga sebesar 174 PS dan torsi 290 Nm menjadi modal utama untuk bersaing dengan Honda HR-V maupun sesama rival senegaranya yaitu Chery Omoda 5. Model ini diklaim telah dipercaya jutaan pengguna secara global namun pembuktian daya tahan di aspal Indonesia tetap menjadi sorotan utama bagi para pengamat otomotif.
Constantinus Herlijoso selaku Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia menekankan bahwa kendaraan ini menyasar konsumen yang haus akan performa responsif.
“Geely Coolray ditujukan bagi konsumen yang mencari SUV bermesin ICE dengan desain berkarakter dan performa yang terasa bertenaga. Model ini menyasar mereka yang mencari performa responsif, tampilan sporty, serta kepraktisan untuk berbagai kebutuhan mobilitas. Melalui kehadiran Geely Coolray, kami memperluas portofolio Geely di Indonesia dan menghadirkan pilihan yang lebih selaras dengan preferensi berkendara konsumen yang beragam,” ungkapnya, Rabu (22/7/2026).

Dari sisi teknologi Coolray varian tertinggi sudah dibekali sistem keselamatan ADAS Level 2 serta kamera 540 derajat untuk visibilitas maksimal. Interiornya didominasi layar sentuh berukuran masif 14,6 inci yang mendukung konektivitas modern bagi masyarakat urban.
Saat ini konsumen sudah bisa melakukan pemesanan melalui jaringan diler resmi meski harga jual pastinya masih dirahasiakan hingga ajang GIIAS 2026 mendatang. Ketidakpastian harga ini dinilai sebagai strategi untuk mengukur kekuatan pasar sebelum benar-benar bertarung secara terbuka di tengah ketatnya persaingan harga SUV kompak di Indonesia. Geely harus memastikan bahwa nilai kompetitif yang ditawarkan mampu menghapus keraguan publik terhadap keberlanjutan merek ini di masa depan.










