Jakarta, Motoris – Pabrikan otomotif raksasa Toyota resmi menarik kembali atau recall sebanyak 176.737 unit kendaraan di pasar China akibat sejumlah kendala teknis. Kampanye penarikan ini mencakup jajaran mobil listrik bZ3X dan bZ7 hingga SUV hybrid Land Cruiser Prado dan Lexus GX 550h.
Mengutip laporan Carnewschina, Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China mengumumkan penarikan massal tersebut usai mengidentifikasi beberapa cacat produksi pada komponen berbeda.
Dari keseluruhan kendaraan terdampak sebanyak 121.260 unit merupakan lini mobil listrik yang terdiri dari 100.175 unit bZ3X dan 21.085 unit bZ7.
Permasalahan pada Toyota bZ3X terletak pada mur pengikat batang stabilizer suspensi depan yang kurang kuat daya jepitnya. Kondisi tersebut memicu risiko mur mengendur menimbulkan suara aneh hingga berpotensi terlepas saat mobil melaju. GAC Toyota siap mengganti mur pengikat secara gratis untuk unit produksi 27 Februari 2025 hingga 26 Maret 2026.
Model bZ7 diterpa masalah perangkat lunak pada sistem Comfort Stop. Gangguan ini membuat daya pengereman tidak optimal sehingga jarak pengereman membentang lebih panjang dan menaikkan risiko kecelakaan. Selain itu terdapat eror pada perangkat lunak kamera depan saat pembaruan over-the-air yang bisa memicu kemudi bergerak mendadak saat fitur Integrated Cruise Assist aktif.
Langkah recall juga menyasar 55.477 unit SUV hybrid mencakup 47.347 unit Land Cruiser Prado dan 8.130 unit Lexus GX 550h. Masalah berpusat pada sambungan saluran bahan bakar yang penguncinya berpotensi terangkat jika mendapat tekanan dari luar.
Kondisi tersebut rawan memicu kebocoran bahan bakar jika kendaraan mengalami benturan. Jaringan diler resmi bakal melakukan pemeriksaan gratis pemasangan pelindung hingga penggantian rangkaian saluran bahan bakar bila dibutuhkan.










