Jakarta, Motoris – PT Astra International Tbk (ASII) meraup dividen Rp607 miliar dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM), agen pemegang merek (APM) sekaligus produsen mobil Daihatsu di Indonesia per September 2026, turun dari periode sama tahun lalu Rp617 miliar. Padahal, laba bersih ADM pada periode itu naik menjadi Rp2,7 triliun dari Rp2,4 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan Astra per September 2026, pendapatan ADM tumbuh menjadi Rp48,3 triliun dari Rp43,2 triliun. Aset lancar ADM, yang 31,8% sahamnya dipegang Astra mencapai Rp19,1 triliun, sedangkan jumlah aset Rp26,3 triliun dari Rp24,5 triliun.
Total liabilitas alias beban ADM mencapai Rp11,6 triliun, membengkak dari Rp10,6 triliun. Aset bersih mencapai Rp14,7 triliun dari Rp13,8 triliun.
Astra meraih bagian aset bersih ADM Rp4,69 triliun, sesuai dengan poersi saham. Adapun total penghasilan komprehensif ADM mencapai Rp2,7 triliun, naik dari Rp2,4 triliun.
“Bagian atas penghasilan Astra di ADM mencapai Rp873 miliar, meningkat dari Rp773 miliar,” demikian dikutip dari laporan keuangan Astra, Jumat (6/11/2026). (gbr)










