Jakarta, Motoris – Penyegaran Honda Grom 2026 di pasar Jepang memicu pertanyaan terkait efektivitas strategi produk pabrikan bersayap mengepak ini. Motor mini sport bermesin 123 cc tersebut kini dilepas dengan banderol mulai 423.500 yen atau sekitar Rp48,82 juta untuk varian standar, serta 440.000 yen atau setara Rp50,71 juta untuk opsi Gayety Red.
Harga Honda Grom 2026 tergolong tinggi untuk sebuah motor mungil berkapasitas 123 cc ini sayangnya tidak diimbangi dengan peningkatan teknis yang signifikan. Honda hanya mengandalkan permainan warna baru seperti Gayety Red, Pearl Shining Black, dan Splendid Blue, ditambah penambahan aksesori undercowl pada varian merah demi mengejar tampilan layaknya motor balap.
Di luar sentuhan kosmetik tersebut, Honda Grom 2026 praktis tidak membawa gebrakan baru pada sektor dapur pacu maupun fitur. Mesin satu silinder 123 cc SOHC berpendingin udara masih dipertahankan tanpa revisi performa, tetap menghasilkan tenaga maksimum 10 PS pada 7.250 rpm dan torsi puncak 11 Nm pada 6.000 rpm.
Dimensi kendaraan pun tak mengalami penyesuaian dengan panjang 1.760 mm, lebar 720 mm, tinggi 1.015 mm, serta bobot 103 kg. Penggunaan transmisi manual lima percepatan, suspensi depan terbalik, dan rem cakram tunggal di kedua roda masih menjadi modal utama yang sejatinya sudah hadir pada model terdahulu.
Langkah Honda yang menetapkan harga mendekati angka Rp50 juta hanya untuk polesan visual dan tambahan penutup mesin bawah dinilai kurang substantif bagi konsumen yang mengharapkan inovasi mekanis. Penjualan yang dimulai Juni 2026 ini memperlihatkan bahwa pabrikan lebih memilih mengemas ulang basis yang sama ketimbang memberikan peningkatan performa nyata pada segmen motor hobi ini.










