Jakarta, Motoris – Kolaborasi strategis antara Jaguar Land Rover bersama Chery Group resmi memasuki babak baru melalui debut global FREELANDER di Abu Dhabi Uni Emirat Arab. Mengusung tema Beyond the Legend kembalinya nama ikonik ini kini memosisikan diri sebagai merek independen berkonsep British Premium Intelligent All Terrain.
Diperkenalkan pertama kali pada 1997 FREELANDER kini berkembang menjadi merek global mandiri. JLR memimpin pengembangan desain dan karakter premium melalui FREELANDER Design Hub sementara Chery berkontribusi dalam pengoperasian teknologi cerdas serta kapabilitas rantai pasok global.
“FREELANDER adalah legenda otomotif asal Inggris. Namun, ambisi kami melampaui sekadar menghadirkan kembali. Melalui paduan teknologi dari Tiongkok, kami membuka berbagai kemungkinan baru. Inilah makna sesungguhnya dari ‘Beyond the Legend’. Kami memadukan jiwa Inggris dengan kecerdasan teknologi Tiongkok untuk membawa legenda ini melangkah jauh lebih maju,” ujar Lucia Mao CEO FREELANDER International, Senin (12/10/2026).
Sebagai modal awal peneterasi pasar model FREELANDER 8 meluncur menjadi lini pertama. SUV ini dibekali teknologi kabin Qualcomm SA8295P serta fitur keselamatan berkendara cerdas L2+ intelligent driving assistance. Sektor performa mengandalkan mesin 2.0T dedicated hybrid baterai LFP 34,12 kWh dan dual motor All Wheel Drive yang mampu menyeburkan tenaga 460 kW serta torsi 662 Nm.
Mobil ini memiliki daya jelajah gabungan hingga 886 km dengan mode murni listrik sejauh 110 km. Ketangguhan jelajah berbagai medan ditopang Intelligent All Terrain System sembilan mode berkendara suspensi udara dual chamber dan kemampuan melintas genangan air hingga 900 mm.
Pasar Uni Emirat Arab menjadi wilayah pertama ekspansi global FREELANDER melalui kemitraan bersama Al Tayer Motors dan Premier Motors. Penetrasi pasar internasional lainnya akan berlanjut secara bertahap dimulai dari negara setir kiri sebelum masuk ke negara setir kanan serta pasar spesifikasi Uni Eropa.










