Jakarta, Motoris – PT Indika Energy Tbk (INDY), perusahaan investasi yang dikendalikan pengusaha kondang Arsjad Rasjid, mengucurkan investasi Rp2 triliun untuk membangun kerajaan sepeda motor listrik Alva.
Sepanjang kiprahnya, Alva telah membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi yang mencakup produk, charging, layanan purnajual, dan model kepemilikan yang lebih fleksibel. Maka tak heran, Alva meraih penghargaan dari Kementerian ESDM sebagai penyedia SPKLU terbaik untuk kendaraan roda dua.
Investasi Rp2 triliun digunakan untuk membangun fasilitas produksi di Cikarang, pengembangan riset dan teknologi (RnD) dengan IP lokal, serta ekspansi jaringan Alva Experience Center (AEC) di 10 lokasi di Indonesia.
Dari sisi manufaktur, pabrik Alva di Cikarang telah mengantongi ISO 9001 :2015 (manajemen kualitas), ISO 140001:2015 (manajemen lingkungan), dan Sertifikasi INDI 4.0 dari Kementerian Perindustrian
“Transisi menuju kendaraan listrik membutuhkan kesiapan ekosistem yang menyeluruh. Bagi Alva, membangun motor listrik tidak berhenti pada produk, tetapi juga mencakup manufaktur, teknologi, charging, layanan purnajual, hingga model kepemilikan yang memberikan rasa aman bagi konsumen yang mengandalkan motor listrik ALVA sebagai kendaraan utama,” ujar Putu Swaditya Yudha, chief marketing officer Alva, Rabu (24/6/2026).
ALVA menghadirkan lini motor listrik One, Cervo, dan N3 Next Gen untuk mendukung mobilitas harian masyarakat. N3 Next Gen memiliki jarak tempuh hingga 140 km dalam sekali pengisian, top speed hingga 80 km/jam, serta teknologi boost charge yang memungkinkan pengisian daya dari 10% ke 50% dalam waktu kurang dari 25 menit.
Fitur seperti hill start assist dan hill descent assist juga disematkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara diberbagai kondisi jalan.
Dalam mendukung penggunaan motor listrik sebagai kendaraan utama, jaringan boost charge station memiliki 350 konektor di berbagai lokasi, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sekitar 150 konektor pada akhir 2025. Ekosistem ini juga didukung jaringan aftersales partner, customer service, dan roadside assistance 24/7.
“Keberhasilan adopsi motor listrik sangat bergantung pada rasa percaya konsumen. Karena itu, ALVA terus memperkuat titik-titik yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, mulai dari jarak tempuh, charging, ketahanan baterai, layanan setelah pembelian, hingga kemudahan kepemilikan,” tambah Adit.
Alva juga menghadirkan garansi baterai hingga empat tahun N3 Next Gen serta skema Bebas Pas dengan biaya langganan mulai Rp125.000 per bulan sesuai penggunaan.
Berdasarkan data RUPS PT Indika Energy Tbk, penjualan Alva tumbuh 52,9% secara tahunan, dari 2.948 unit pada 2024 menjadi 4.508 unit pada 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap ekosistem kendaraan listrik yang dibangun Alva. (gbr)










