Jakarta, Motoris – Pemerintah akan menyelaraskan insentif kendaraan listrik (EV) dengan proyek sepeda motor dan mobil nasional. Ini ditegaskan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Dikutip dari Antara, dia menyatakan, pemerintah masih mematangkan insentif yang menyasar ke konsumen sekaligus pabrikan. Pembahasan internal termasuk mengintegrasikan insentif dengan proyek mobnas.
“Kami masih mengevaluasi struktur insentif untukm mendongkrak permintaan dan memperkuat rantai nilai EV. Namun, detail insentif dan waktu peluncuran masih difinalisasi,” kata dia, dikutip Selasa (28/7/2026).
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, insentif ditargetkan menyasar penjualan mobil listrik dan motor listrik masing-masing sebanyak 100 ribu unit. Besaran insentif untuk motor Rp5 juta dalam bentuk subsidi pembelian, sedangkan mobil masih dievaluasi.
Pada kuartal I-2026, penjualan mobil listrik baterai naik 95,9% menjadi 33.150 unit. Sementara itu, penjualan motor listrik mencapai 236 ribu unit. (gbr)










