Jakarta, Motoris – Chery Sales Indonesia resmi memperkenalkan model mobil listrik terbarunya yang diberi nama Chery Q. Kehadiran model ini menjadi sinyal kuat terjadinya perang harga di pasar otomotif nasional karena diposisikan sebagai mobil listrik termurah dari Chery untuk menjegal dominasi BYD Atto 1 serta Geely EX2.
Vice Country Director Business Unit Chery Indonesia Budi Darmawan Jantania mengungkapkan bahwa Chery Q dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan generasi konsumen masa kini. Budi menyebut kelompok konsumen ini sebagai generasi Q yang sangat dinamis dalam bermobilitas.
“Jadi generasi Q adalah yang generasi mementingkan mobilitas pintar kepraktisan dan kenyamanan. Kami wujudkan semua permintaan itu dalam satu produk yang kami sebut Chery Q,” kata Budi saat pengenalan produk tersebut.
Meski detail spesifikasi teknis belum dibuka sepenuhnya Chery Q diklaim memiliki jarak tempuh hingga 400 kilometer dengan sistem penggerak roda belakang atau RWD. Salah satu nilai jual utama mobil ini terletak pada teknologi pengisian daya cepat atau fast charging yang sangat impresif. Kemampuan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu 16,5 menit saja.
“Ini adalah yang tercepat di kelasnya,” tegas Budi mengenai kemampuan baterai mobil tersebut.
Selain performa baterai Chery Q juga dijejali dengan berbagai fitur modern seperti teknologi V2L 6,6 kW yang bisa digunakan sebagai sumber listrik eksternal serta fitur autonomous parking assist untuk memudahkan pengemudi saat parkir di ruang sempit. Tersedia pula kamera 540 derajat yang memberikan visibilitas maksimal di seluruh area sekitar kendaraan.
Chery Indonesia mematok kisaran harga Chery Q di angka Rp200 jutaan dengan tiga pilihan warna menarik yaitu dusk purple, oak latte, dan spark white. Dengan estimasi harga tersebut Chery Q akan langsung berhadapan dengan BYD Atto 1 yang saat ini dibanderol Rp199 juta hingga Rp245 juta serta Geely EX2 yang berada di kisaran Rp239,9 juta sampai Rp269,9 juta. Langkah agresif Chery ini diprediksi akan semakin memperketat persaingan mobil listrik di kota-kota besar Indonesia.










