Jakarta, Motoris – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membuktikan keandalan mobil rakitan dalam negeri dengan memperluas jangkauan pasar ke 64 negara di dunia. Hingga periode April 2026, performa pengiriman kendaraan utuh atau CBU dari pabrik ADM menunjukkan grafik yang terus merangkak naik secara signifikan.
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT ADM Sri Agung Handayani menyatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kepercayaan pasar mancanegara terhadap standar produksi lokal.
“Jadi YTD (year to date) April itu ekspor kita 42 ribu (unit), naik 33 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Sri Agung saat memberikan keterangan resmi di Jakarta baru-baru ini.
Peningkatan volume yang mencapai angka 42.205 unit ini didorong oleh membaiknya daya beli di berbagai negara tujuan. Menurut Sri Agung, tren positif tersebut menjadi sinyal pemulihan ekonomi global yang memberikan dampak langsung pada industri manufaktur tanah air.
“Beberapa negara balik order, berarti ekonomi dia membaik,” tambahnya.
Daihatsu kini menyumbang sekitar 26,43 persen dari total ekspor otomotif nasional yang mencapai 159.662 unit. Tidak hanya mengirimkan merek sendiri, fasilitas produksi ADM juga dipercaya merakit unit untuk Mazda dan Toyota. Model Toyota Raize tercatat sebagai kontributor terbesar dengan porsi 40 persen, disusul Toyota Wigo sebesar 25 persen dan Toyota Town Ace 18 persen.
Pasar Jepang menyerap sekitar 20 persen dari total produksi ekspor perusahaan melalui model seperti Mazda Bongo dan Daihatsu Gran Max. Selain Asia dan Amerika Selatan, kawasan Timur Tengah yang meliputi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait, Bahrain, dan Qatar kini kembali bergairah.
Sri Agung memaparkan bahwa aliran distribusi ke wilayah tersebut sudah kembali normal setelah sempat mengalami jeda singkat.
“Mereka sempat berhenti satu bulan pada April lalu, tapi di bulan Mei ini kita sudah ekspor lagi,” ungkapnya menjelaskan mengenai peta kekuatan ekspor perusahaan pada tahun ini.










