Jakarta, Motoris – Leapmotor mencatatkan kinerja global yang solid, sehingga mempertahankan posisi sebagai merek startup kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) pertama dunia. Didukung oleh kontribusi kuat dari lini produk seri ABCD, Leapmotor berhasil mencatatkan performa penjualan kuat.
Pada Maret 2026, total pengiriman Leapmotor mencapai 50.029 unit secara global, termasuk pasar domestik dan ekspor, atau meningkat sebesar 34,87% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif, sepanjang kuartal I-2026, Leapmotor mencatatkan total pengiriman sebanyak 110.155 unit, tumbuh 25,82% secara tahunan.
Hasil ini mencerminkan meningkatnya penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik yang mengedepankan inovasi teknologi serta nilai kompetitif. Dalam rangka mempertahankan momentum pertumbuhan tersebut, Leapmotor terus memperkuat strategi ekspansi produknya.
Salah satu model unggulan, SUV flagship D19, dijadwalkan untuk diperkenalkan secara global pada 16 April 2026. Selain itu, pada ajang Beijing Auto Show 2026 yang akan berlangsung pada 24 April, Leapmotor akan menghadirkan versi Ultra dari hatchback listrik Lafa 5 (nama global B05), yang merupakan kendaraan listrik kompak berpenggerak roda belakang hasil pengembangan bersama tim engineering Eropa dari Stellantis.
Ke depan, Leapmotor global menargetkan pertumbuhan yang lebih signifikan melalui rencana peluncuran empat model baru, yakni A10, D19, A05, dan D99.
“Keempat model tersebut diproyeksikan akan berkontribusi hingga sekitar 60% terhadap total penjualan tahunan secara global,” tulis manajemen Leapmotor, dikutip Rabu (8/4/2026).
Di Indonesia, Leapmotor berada di bawah naungan PT Indomobil National Distributor sebagai agen pemegang merek. (gbr)










