Jakarta, Motoris – Sepanjang 2025, penjualan ritel otomotif nasional di Indonesia mencapai sekitar 834 ribu unit. Pada periode yang sama, Daihatsu membukukan penjualan ritel 137.835 unit dengan market share sebesar 16,5% dan pegang segmen mobil di bawah Rp300 juta.
“Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut,” ujar Sri Agung Handayani, Ddirektur marketing dan corporate communication PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dikutip Jumat (13/2/2026).
Di segmen segmen ICE kategori mobil penumpang dan niaga, Daihatsu meraih pangsa pasar 25,9%. Kemudian, di segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta yang berkontribusi 49% terhadap total pasar, Daihatsu berada di posisi satu dengan market share sebesar 3,.8%.
Sebanyak 80% penjualan ritel Daihatsu berasal dari model andalan di setiap segmen, yakni Gran Max Series yang mendominasi di segmen Ccommercial low, Sigra dan Ayla di LCGC, dan Terios di segmen SUV medium.
Penjualan Sigra dan Ayla sepanjang 2025 mencapai 47.901 unit, dengan pasar sebesar 36,6%. Sementara itu, penjualan Terios mencapai15.557 unit dan menjadi model terlaris di segmen SUV medium dengan harga hingga Rp300 juta dengan pangsa pasar sekitar 45%.
Adapun penjualan Gran Max series mencapai 61.871 unit dan memimpin pasar di segmen tersebut dengan pangsa pasar 65%.
Selama tahun 2025, Daihatsu memproduksi 381 ribu unit lebih mobil. Selain domestik, ADM mengekspor beberapa model kendaraan kolaborasi yang diterima dengan baik oleh pasar otomotif global di 60 lebih negara di dunia, meliputi ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.
Sepanjang 2025, ADM mengekspor kendaraan utuh (CBU) sebanyak 124 ribu unit, atau naik 13% dibandingkan tahun 2024 sekitar 110 ribu unit. (gbr)










