Jakarta, Motoris – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menutup tahun 2025 dengan rapor gemilang di pasar otomotif Tanah Air. Pencapaian positif ini didorong kuat oleh kehadiran Suzuki Fronx yang sukses mencatatkan penjualan hampir 10.000 unit sejak pertama kali mengaspal pada Mei 2025.
SUV kompak ini menjelma menjadi motor utama pertumbuhan Suzuki di tengah persaingan segmen B-SUV yang sangat ketat.
“Dari bulan Juni sampai Desember saja, pangsa pasar Fronx ini sudah 40 persen di segmen B. Ini melebihi ekspektasi kami, di mana target kami di angka 25 persen pangsa pasar,” kata Wakil Direktur Penjualan dan Pemasaran 4W PT SIS Dony Saputra di Jakarta pada Kamis 29 Januari 2026.
Minat konsumen terhadap Suzuki Fronx terus menunjukkan tren stabil bahkan meningkat hingga awal 2026. Hal ini terlihat dari tingginya permintaan unit dan aktivitas uji berkendara yang konsisten di berbagai diler resmi.
Sepanjang 2025, Suzuki secara total berhasil melepas lebih dari 64.000 unit mobil ke tangan konsumen domestik. Menariknya, sekitar 88 persen dari total penjualan tersebut merupakan unit hasil produksi nasional yang berkualitas tinggi.
Dony Saputra menilai keberhasilan Fronx membuktikan bahwa pasar Indonesia memberikan respons sangat positif terhadap inovasi produk terbaru Suzuki. Sebagai SUV kompak modern, Fronx memiliki dimensi panjang 3.995 mm dan lebar 1.765 mm dengan ground clearance antara 170 hingga 190 mm yang dinilai sangat pas untuk karakter jalanan perkotaan besar di Indonesia.
Mobil ini menawarkan dua opsi mesin andal yaitu 1.5L atau 1.0L Turbo dengan pilihan transmisi manual serta otomatis atau CVT. Beberapa varian juga sudah dibekali teknologi hybrid yang efisien untuk mendukung mobilitas harian yang lebih hemat bahan bakar. Dengan rentang harga mulai Rp259 juta hingga Rp321,9 juta, Fronx menjadi opsi menarik bagi konsumen berjiwa muda yang mencari kendaraan fungsional dan gaya.
Selain kesuksesan Suzuki Fronx, lini SUV lain seperti New Suzuki XL7 tetap menunjukkan taringnya dengan kontribusi 20 persen terhadap total penjualan kategori penumpang. Sementara itu, di sektor kendaraan komersial, New Carry tetap tidak tergoyahkan sebagai tulang punggung utama penjualan ritel Suzuki dengan porsi mencapai 47 persen.










