Jakarta, Motoris – PT Toyota Astra Motor (TAM) bersiap memperkuat dominasinya di pasar otomotif dengan merilis produk baru di segmen elektifikasi.
Bahkan raksasa otomotif asal Jepang ini berencana memperkenalkan tiga model elektrifikasi terbaru sekaligus dalam sebuah pameran otomotif bergengsi.
Vice President PT TAM Henry Tanoto menjelaskan bahwa peluncuran ini tidak hanya fokus pada kendaraan listrik.
Toyota juga akan memulai tahap penjualan resmi untuk Veloz Hybrid serta menghadirkan kejutan bagi para pecinta kecepatan melalui lini Gazoo Racing atau GR.
“Kami akan membawa tiga produk elektrifikasi dan kami juga mulai julan Veloz Hybrid, dan ada juga satu produk GR kami,” kata Henry di Jakarta pada Selasa 27 Januari 2026.
Hingga saat ini lini kendaraan elektrifikasi Toyota di tanah air masih didominasi oleh teknologi Hybrid Electric Vehicle atau HEV. Namun perusahaan tetap membuka mata terhadap perkembangan teknologi lain demi memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.
Mengenai strategi masa depan Henry menekankan fleksibilitas perusahaan.
“Toyota bersikap terbuka dalam mempelajari seluruh opsi teknologi yang tersedia, termasuk plug-in hybrid,” jelasnya lagi.
Selain merilis model baru, Toyota juga berencana untuk mengumumkan harga Veloz Hybrid setelah diperkenalkan pada akhir tahun lalu.
Dengan sambutan positif yang didapat, pemesanan Veloz Hybrid bahkan sudah hampir menyentuh angka 4.000 unit hingga Desember. Tren positif tersebut terus berlanjut hingga Januari 2026 dengan varian tipe V sebagai model yang paling banyak diminati konsumen.
Toyota sendiri memutuskan untuk tetap mempertahankan harga pre-book sebesar Rp299 juta untuk tipe V atau sama seperti harga perkenalan. Harga spesial ini masih berlaku bagi konsumen meskipun masa pemesanan awal seharusnya sudah berakhir pada Desember 2025.
Henry memastikan kebijakan harga kompetitif ini tetap terjaga hingga momen peluncuran resmi.
“Harga pre-book masih kami pertahankan sampai periode launching di IIMS. Jadi konsumen masih bisa mendapatkan harga yang sama,” pungkas Henry.










