Jakarta, Motoris – PT Suzuki Indomobil Sales atau SIS memberikan sinyal kuat mengenai kehadiran mobil listrik murni pertamanya yaitu e-Vitara di pasar otomotif Tanah Air. Setelah sempat dipamerkan pada salah satu ajang otomotif tahun lalu kini kabar peluncuran unit tersebut semakin menemui titik terang.
Donny Ismi selaku Deputy Sales and Marketing Managing Director PT SIS dalam beberapa kesempatan kerap menegaskan bahwa peluncuran e-Vitara versi produksi massal akan dilakukan pada awal tahun 2026.
“Sebetulnya sudah pernah kami sampaikan saat pertama kali mendisplay e-Vitara bahwa di awal tahun depan (2026) kita akan meng-introduce versi BEV-nya,” ujar Donny Ismi dikutip Jumat 23 Januari 2026.
Prediksi kuat mengarah pada ajang Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 yang dijadwalkan berlangsung Februari mendatang. Momen pameran otomotif tentu sangat strategis bagi Suzuki karena pameran tersebut kerap menjadi pendorong utama penjualan mobil baru menjelang perayaan Idul Fitri.
Secara spesifikasi global Suzuki e-Vitara telah lebih dulu menyapa publik melalui ajang Bharat Mobility Global Expo di India. Kendaraan ramah lingkungan ini mengandalkan teknologi baterai Lithium Ferro Phosphate atau LFP yang dikenal memiliki daya tahan tinggi. Ada dua pilihan kapasitas baterai yang ditawarkan yakni 49 kWh dan 61 kWh.
Keunggulan utama e-Vitara terletak pada jarak tempuhnya yang diklaim sanggup menembus angka 500 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Meskipun sudah meluncur di India pihak Suzuki masih menutup rapat informasi mengenai rincian harga resminya.
Kehadiran mobil ini di Indonesia dipastikan akan menambah pilihan menarik bagi kaum muda dan keluarga di kota-kota besar yang menginginkan gaya hidup berkelanjutan tanpa meninggalkan kesan tangguh khas lini Vitara.
Jika benar, Suzuki e-Vitara tentu saja akan menjadi penantang BYD Sealion 7 dan AION V yang sudah lebih dulu dipasarkan di Indonesia.










