Jakarta, Motoris – Setelah melepas All New Yaris Cross Hybrid, Toyota makin santer disebut segera menggelar peluncuran Avanza Hybrid. Hal ini sudah berkali-kali ditulis sejumlah sekuritas dan menjadi rahasia umum di kalangan pemerhati otomotif.
Terbaru, RHB Sekuritas menyebut kemungkinan Avanza Hybrid segera diluncurkan kala membahas PT Astra Otoparts Tbk (AOP/AUTO), unit bisnis Grup Astra di manufaktur suku cadang otomotif. Yup, broker ini menegaskan, peluncuran Avanza Hybrid akan menguntungkan AOP selaku pemasok komponen mobil-mobil yang diproduksi afiliasi Astra.
RHB mencatat, optimisme masih berembus kencang di lingkungan bisnis AOP, ditopang oleh kehadiran model baru, seperti Avanza Hybrid. Kehadiran model ini akan lebih terasa ke AOP ketimbang Innova Zenix, akhir tahun lalu.
“Sebab, Avanza adalah mobil terlaris Toyota. Biasanya, permintaan komponen akan terkerek dalam beberapa bulan setelah peluncuran model baru,” tulis RHB dalam riset, dikutip Rabu dini hari (31/5/2023).
Di luar itu, tulis RHB, ada potensi penaikan target penjualan sepeda motor tahun ini menjadi 6 juta unit dari sebelumnya berkisar 5,4-5,6 juta unit. Maklum saja, penjualan motor melaju sangat kencang, mencapai 1,8 juta unit, naik 44%.
Kini, produksi sepeda motor sudah lancer, diikuti tingginya permintaan. Krisis chip semikonduktor yang menghantam industri ini kuartal II tahun lalu sudah sirna. Artinya, tak ada lagi cerita produksi, terutama sepeda motor tertunda gara-gara krisis semikonduktor.
Sebelumnya, Trimegah Sekuritas memprediksi Avanza Hybrid meluncur setelah duet maut All New Toyota Rush dan All New Daihatsu Terios meluncur. Peluncuran produk-produk itu dilakukan untuk mempertahankan pangsa pasar dua pabrikan itu di tengah gempuran pemain Jepang lainnya sekaligus Korea Selatan (Korsel) dan Cina.
“Rentetan produk baru itu bakal mempertahankan dominasi Toyota dan Daihatsu di pasar mobil Indonesia, dengan estimasi pangsa pasar 55%,” tulis Trimegah Sekuritas dalam laporan riset tentang PT Astra International Tbk (ASII). (gbr)











Discussion about this post