Jakarta, Motoris – Kehadiran Changan Deepal S05 REEV di pasar otomotif Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa keterbatasan infrastruktur masih menjadi ganjalan utama adopsi kendaraan listrik murni. Model ini diperkenalkan sebagai Range Extender Electric Vehicle pertama dari Changan untuk pasar tanah air sekaligus menjadi bagian dari strategi ekspansi besar sepanjang tahun 2026.
Deepal S05 REEV akan mendampingi model yang sudah ada seperti Lumin dan Deepal S07. CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat portofolio produk elektrifikasi di tengah ekosistem yang sedang berkembang pesat di berbagai kota besar.
“Kami melihat peluang yang positif seiring pesatnya perkembangan ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Setelah menghadirkan Changan Lumin dan Deepal S07, kami siap memperkenalkan tiga model baru secara bertahap hingga akhir tahun ini,” ujar Setiawan Surya di Jakarta.
Secara teknis Deepal S05 membawa solusi cerdas untuk mengatasi range anxiety atau kecemasan jarak tempuh bagi pengemudi. Mobil ini tetap digerakkan oleh motor listrik namun dibekali mesin generator internal yang berfungsi menjaga daya baterai tetap optimal. Langkah tersebut dinilai sebagai respons realistis terhadap jumlah fasilitas pengisian daya atau SPKLU yang masih sangat terbatas dan dalam tahap pengembangan.
Dari sisi tampilan SUV ini mengusung filosofi “Symbiotic Aesthetics” dengan fascia depan menyerupai sayap pesawat luar angkasa serta pintu frameless. Dimensi panjang mencapai 4.620 mm dengan jarak sumbu roda 2.880 mm yang memberikan kesan proporsional serta aerodinamis dengan koefisien hambatan hanya 0,25 Cd.
Head of Marketing Changan Indonesia Ridjal Mulyadi menekankan bahwa model ini menjadi tonggak penting bagi strategi perusahaan ke depan.
“Penampilan perdana Deepal S05 sebagai model Range Extender Electric Vehicle (REEV) pertama yang diperkenalkan di Indonesia menjadi langkah awal yang penting bagi kami,” ungkap Ridjal.
Harapannya teknologi REEV bisa menjadi jembatan bagi konsumen yang masih ragu beralih ke kendaraan listrik sepenuhnya karena faktor fasilitas pendukung. “Kami berharap kehadirannya dapat memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi sekaligus mendorong kepercayaan masyarakat terhadap solusi mobilitas masa depan dari Changan,” pungkas Ridjal.










