Jakarta, Motoris – Suzuki Indonesia memberikan kejutan di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan memajang Suzuki XBee atau Crossbee. Meskipun Suzuki e VITARA menjadi primadona utama, kehadiran XBee yang berdimensi mungil ini berhasil mencuri banyak pengunjung pameran.
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi mengenai kapan mobil ini akan mulai dipasarkan secara massal di tanah air. Namun banyak spekulasi menyebutkan bahwa model ini sengaja disiapkan sebagai calon kuat suksesor dari Suzuki S-Presso mengingat bentuknya yang kompak namun tetap bergaya tangguh.
Melihat ke bagian interior, Suzuki XBee menawarkan ruang kabin yang terasa lapang dengan penempatan tuas transmisi di bagian dashboard. Fitur pendukung kenyamanan juga tergolong lengkap mulai dari meja untuk penumpang baris kedua, dua soket USB, hingga pemanas setir dan kaca depan yang memiliki lapisan penghalang sinar UV serta IR.
Sisi keselamatan menjadi nilai jual utama mobil ini melalui sistem Suzuki Safety Support. Teknologi keamanan aktif tersebut mencakup fitur canggih seperti Dual Sensor Brake Support, Lane Keeping Assist, Blind Spot Monitoring, hingga False Start Prevention yang memberikan perlindungan maksimal bagi pengemudi dan penumpang.
Untuk sektor dapur pacu, Suzuki XBee mengandalkan kode mesin Z12E dengan teknologi mild hybrid berkapasitas 1.197 cc tiga silinder. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis CVT yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 80 PS pada 5.700 rpm serta torsi puncak 108 Nm. Hal ini menarik karena Suzuki Indonesia biasanya masih mengandalkan transmisi matik konvensional untuk model yang dipasarkan saat ini.
Di negara asalnya Jepang, Suzuki XBee tipe MX dijual dengan harga setara Rp239 juta sementara tipe MZ dibanderol Rp258 juta. Meski statusnya saat ini masih sebagai mobil pameran, kehadiran unit tersebut di IIMS 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Suzuki sedang mempelajari pasar untuk kategori kendaraan hybrid berukuran mini di kota-kota besar Indonesia.









